Perawatan dan Memanen Bawang Merah

Bibit yang tadi disimpan akan mulai muncul tunasnya, Kemunculan tunas ini adalah pertanda bahwa bibit siap ditanam. Jika dirasa waktu simpan kurang lama, lakukan pembelahan sepanjang sekitar 0,5 cm pada ujung umbi.

Sebelum ditanam di tanah, rendam bibit bawang merah pada larutan air dicampur dengan pupuk nasa selama 2 hari.

Jangan lupa, taburkan GLIO dalam campuran larutan tersebut. Hal ini berfungsi agar tanaman lebih kebal terhadap berbagai penyakit.

Pilihan lainnya, kamu juga bisa merendam bibit pada pupuk organik cair selama 15-30 menit.

Cara menanam bawang merah adalah dengan meletakkan umbi di tengah lubang tanam. Besaran lubang disesuaikan dengan musim. Di musim hujan, buat lubang tanam dengan ukuran 20×20 cm. Sementara,di musim kemarau, ukuran lubang tanam cukup 15×15 cm.

Perawatan

Perawatan tanaman bawang merah telah dimulai sejak tahap pemupukan sebelum penanaman dilakukan. Setelah ditanam, kamu harus melakukan pemupukan susulan setelah tanaman berusia 10 hari hingga 1 bulan.

Seperti tanaman lain, cara menanam bawang merah juga termasuk penyiraman dan penyiangan. Bibit usia 0-10 hari memerlukan 2 kali penyiraman pada pagi dan sore hari. Namun, setelah usia melebihi 10 hari, cukup 1 kali penyiraman saja dalam sehari.

Kamu juga harus rajin membuang jauh-jauh tanaman gulma atau pengganggu dari tanaman bawang merahmu.

Daun-daun yang kering juga harus dibuang. Hal ini penting menurut https://agrarindo.com/  dilakukan agar tanaman bawang merah tetap sehat.

Semprotkan pestisida juga jika tanaman diserang hama. Perhatikan anjuran dosis dan semprotkan secukupnya saja.

Panen Bawang Merah

Untuk mengetahui kapan saatnya panen, kamu harus mengenali ciri-ciri bawang merah yang telah siap. Kamu bisa lihat dari daunnya yang mulai menguning dan lemas. Ini tanda bahwa tanaman telah cukup umur untuk dipanen.

Umbi tanaman juga mungkin tampak tersembul.

Panen bawang merah bisa dimulai pada usia tanam 66-75 hari, untuk lahan kering. Cabutlah tanaman dari daunnya, bersihkan tanah-tanah yang menempel, lalu ikat daun-daun tersebut, kira-kira beratnya 1-1,5 kg per ikatan. Lalu jemur hasil panen selama 5-7 hari.

Setelah kering, satukan beberapa ikatan. Lakukan pengasapan agar hasil panen lebih awet dan bisa disimpan dalam waktu lama sebelum dijual. Pastikan juga, kamu telah mencari tujuan pemasaran hasil panenmu.

Tanaman bawang merah adalah komoditas yang banyak dicari dan mudah untuk dibudidayakan, sehingga merupakan peluang agribisnis yang menarik. Selain itu, potensi hasil panennya juga besar dan menjanjikan.

Meskipun mudah, kita harus tetap memperhatikan cara menanam bawang merah dengan benar. Perawatan tanaman bawang merah dimulai sejak sebelum penanaman, dengan memastikan kualitas tanah dan pemupukan awal, hingga tanaman masuk usia panen.