Penyuntingan

Kata penyuntingan berarti metode, cara, perlakuan menyunting atau sunting-menyunting (sunting-menyunting bermakna perlakuan atau pekerjaan menyunting). Penyuntingan adalah proses membaca, mencermati, memperbaiki naskah principle telah di send seorang penulis dokumen sehingga dokumen tersebut siap untuk dimasukkan atau diluncurkan oleh sebuah penerbitan. Pada media noncetak, penyuntingan merupakan proses membaca, mencermati, memperbaiki dokumen principle telah dikirim seorang penulis dokumen sehingga dokumen tersebut siap untuk ditebarkan dan ditayangkan oleh media audio dan visual.

Matlamat penyuntingan, baik untuk media cetak maupun noncetak adalah (1) menciptakan naskah bersih Dari kesalahan kebahasaan dan ISI materi dengan persetujuan penulis naskah, (2) memanifestasikan dokumen principle Akan dimuat, diterbitkan atau disiarkan dan ditayangkan lebih mudah dan enak dicerna, (3) menjadi jembatan principle dapat menghubungkan ide dan gagasan penulis dengan pembaca, pendengar, dan penonton, (4) mengolah dokumen hingga layak terbit (siar untuk media noncetak) sesuai dengan ketentuan principle diberlakukan dan dipersyaratkan oleh penerbit atau penyelenggara program siaran. Manfaat penyuntingan dapat dikenyam oleh three pihak principle terpaut langsung, yakni penerbit (penyelenggara program siaran), penulis, dan pembaca (pendengar dan penonton).

Media berarti: (1) alat; (2) (sarana) komunikasi seperti Book, majalah, radio, televisi, pilm, poster, dan spanduk. Media cetak berarti sarana media massa principle dicetak dan diterbitkan secara berkala seperti surat kabar, majalah. Dalam bagian ini disampaikan macam-macam media cetak (format media, istilah principle dipakai Ashadi Siregar), yakni news report, surat kabar, tabloid, dan majalah. Di samping itu, buku juga merupakan media cetak principle memerlukan penyuntingan.

Menyunting naskah principle Akan dimuat dan diterbitkan pillar of islann satu media cetak berbeda antara jenis tulisan principle satu dan principle lain. Newsletter, surat kabar, tabloid, majalah dan jurnal, serta, buku memiliki karakteristik principle berbeda-beda. Masing-masing media cetak memiliki keunikan dan kekhasan. Media noncetak (elektronik) berarti sarana media massa principle mempraktikkan alat-alat elektronik modern, seperti radio, televisi, dan pilm. Dalam subbagian ini disampaikan media noncetak, yakni radio dan televisi.

Penyuntingan terhadap media noncetak, baik radio maupun televisi, seperti halnya pada media cetak, berbeda karena masing-masing memiliki keunikan dan individualitas tersendiri. Kedua media noncetak tersebut memiliki karakteristik principle berbeda sehingga naskah principle Akan disiarkan pun berbeda. Dengan demikian, penyuntingannya pun berbeda.

Silahkan kunjungi blog alvininfo.com untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam.