Memahami Fungsi Polis Asuransi dan Jenis-jenisnya

Seperti apa fungsi polis asuransi dan apa saja jenis-jenisnya? Dua hal ini merupakan informasi yang harus kamu pahami sebelum mengambil asuransi. Hingga sekarang masih banyak orang yang belum memahami pengertian dari polis asuransi.

Kehadiran polis ini sangat penting. Hal ini karena semua hak serta kewajiban dari kedua pihak tertulis pada polis tersebut. Tidak sedikit nasabah asuransi yang merasa kena tipu karena minimnya pemahaman tentang polis.

Pengertian Polis Asuransi

Memahami Fungsi Polis Asuransi dan Jenis-jenisnya

Sebelum memahami tentang polis asuransi, kamu perlu tahu definisinya terlebih dahulu. Polis asuransi adalah sebuah perjanjian yang secara tertulis dan sah antara kedua pihak yaitu pihak asuransi (penanggung) dan nasabah (tertanggung). Di dalam polis tersebut akan ada informasi secara lengkap tentang hak dan kewajiban dari kedua pihak.

Jadi, polis asuransi merupakan dokumen yang sangat penting. Di dalamnya terdapat informasi mengenai hak, syarat, kewajiban, dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian yang dibuat. Ketika kamu berencana mendaftar pada sebuah produk asuransi, kamu akan memperoleh nomor polis.

Nomor tersebut merupakan kode unik yang berfungsi sebagai bukti sah dan legal yang menandakan bahwa kamu memang sebagai nasabahnya. Kode inilah yang nanti akan menjadi identitasmu pada saat ingin klaim serta verifikasi.

Fungsi Polis Asuransi

Seperti yang kami sampaikan bahwa dokumen tersebut sangat penting bagi kedua pihak. Sementara itu, fungsi polis asuransi yaitu:

1. Bagi Penanggung

Polis asuransi adalah dokumen yang sangat penting bagi pihak asuransi di dalam melakukan rekapitulasi terkait data nasabah. Dokumen tersebut juga berguna untuk mengecek keabsahan klaim dari pihak tertanggung. Secara resmi, fungsi dari polis tersebut yaitu:

  • Bukti utama dan menjadi dokumen administrasi pada saat pihak nasabah membayar premi
  • Bukti yang sah serta tertulis terkait jaminan yang sudah diberikan oleh nasabah
  • Sebagai bukti yang sah akan penolakan tuntutan dari nasabah ketika persyaratannya tidak sesuai dengan yang tercantum di dalam polis

2. Bagi Pihak Tertanggung

Sementara itu, fungsi polis bagi pihak nasabah yaitu:

  • Bukti sah terkait pembayaran yang merupakan premi untuk pihak asuransi
  • Bukti sah yang merupakan dasar tuntutan ketika pihak penanggung telah lalai dalam memenuhi berbagai hak dari pihak tertanggung
  • Sebagai bukti yang tertulis akan jaminan penanggungan risiko serta penggantian kerugian yang terjadi di masa yang akan datang

Jenis Polis Asuransi

Setelah memahami fungsi polis asuransi, kamu juga harus paham tentang apa saja yang termasuk jenis-jenis polis tersebut.

1. Asuransi Jiwa

Sebuah alat yang akan mengukur jiwa dari seorang nasabah terhadap total uang yang akan dia terima atau kepada ahli warisnya. Misalnya asuransi dwiguna, unit link, serta murni.

2. Asuransi Kesehatan

Sebuah polis akan berperan sebagai dokumen resmi yang merupakan jaminan dari pihak asuransi untuk menanggung biaya perawatan. Ini terjadi ketika pihak tertanggung mengalami kecelakaan serta menderita penyakit yang memang masuk kategori pertanggungan.

3. Asuransi Perjalanan

Jenis berikutnya adalah sebuah dokumen yang isinya tentang pertanggungan dari pihak asuransi terkait kerugian yang mungkin saja akan menimpa pihak nasabah selama perjalanan ke lokasi tujuan. Adapun untuk masa berlakunya mulai dari keberangkatan sampai berada di lokasi.

Selain ketiga jenis asuransi di atas, masih ada beberapa jenis lainnya seperti:

  • Asuransi mikro
  • Asuransi veem
  • Jenis asuransi kendaraan pribadi
  • dan lain-lain

Sudah Paham Apa itu Fungsi Polis Asuransi?

Kami telah memberikan penjelasan seputar fungsi polis asuransi. Selain itu, kami juga akan merekomendasikan salah satu agen asuransi mobil terbaik yaitu Insureka. Sebuah agen asuransi yang terpercaya sudah berpengalaman dan memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia.