Contoh Studi Kelayakan Usaha

Contoh Studi Kelayakan Usaha

Studi Kelayakan Usaha atau bisnis ini termasuk sistem yang cocok diterapkan dalam berbagai kategori bisnis termasuk bisnis dengan konsep bisnis model kanvas. Berdasarkan penerapan dan kategori bisnisnya, ada beberapa contoh studi kelayakan bisnis, seperti berikut :

 

1. Bisnis Properti

Contoh studi kelayakan bisnis pertama adalah pada sebuah property yang memiliki target pasar yang semakin luas. Ada beberapa ha yang menjadi pertimbangan bagi Anda dalam membangun bisnis properti, seperti kisaran harga perumahan yang akan dipasarkan, lokasi yang tepat, luas bangunan, spesifikasi rumah, dan lain-lain.

 

Jika dilihat berdasarkan aspek legalitas, Anda juga patut mempersiapkan hal-hal utama seperti status legalistas tanah, modal awal membangun bisnis properti, proses pemasarannya, dan lain-lain.

 

2. Bisnis Minuman

Jika Anda ingin membangun bisnis dibidang minuman, ada beberapa aspek yang diperhatikan. Dari aspek lingkungan tentukan target pasarnya seperti anak muda, mahasiswa, pelajar atau orang kantoran. Dari sisi aspek pemasaran dapat diperhatikan dari strategi pemasaran yang akan diterapkan mengingat banyaknya pesaing yang bermain di bisnis ini.

 

3. Bisnis Aplikasi Laundry

Semakin berjamurnya bisnis laundry membuat perkembangan bisnis ini menjadi sempit dan terkadang malah justru semakin saling memakan satu sama lainnya. Hal ini yang membuat Anda untuk terus berinovasi jika ingin berkecimpung di dunia bisnis ini.

 

Salah satunya dengan membuat aplikasi laundry, merupakan solusi yang cukup terkini untuk menjadikan bisnis Anda menjadi breaktrough atau pelopor di sekitar usaha Anda tersebut. 

 

Namun untuk membuat bisnis aplikasi laundry ini juga membutuhkan tahapan penerapan studi kelayakan usaha. Berdasarkan analisis kelayakan usaha bisnis tersebut, dapat dilihat dari aspek pemasaran, seperti menentukan target pasar, harga dari jasa yang ditawarkan di aplikasi, perhitungan biaya pembuatan aplikasinya.

 

4. Bisnis Rumah Sakit

Memulai bisnis rumah sakit juga membutuhkan studi kelayakan bisnis. Berdasarkan analisis kelayakan usaha, dalam pengembangan bisnis rumah sakit seperti menambah ruangan pada bangunan juga harus dilihat berdasarkan aspek-aspeknya, seperti menghitung biaya material, dan menghitung biaya tiap tenaga kerja dan masih banyak lagi.

 

Studi kelayakan usaha atau bisnis ini dapat menjadi acuan Anda dalam menjalankan bisnis Anda yang nantinya semakin berkembang.  Supaya bisnis Anda semakin terus berkembang, maka sangat penting untuk Anda memiliki pencatatan keuangan yang baik dan rapih.