cara mengamankan data di komputer agar tidak dicuri orang lain

Apa itu data?

Data adalah informasi atau fakta yang dapat diolah atau dianalisis. Data dapat berupa angka, teks, atau bahkan media seperti gambar atau video. Data sering digunakan untuk mengambil keputusan atau menentukan tindakan, tergantung pada cara data tersebut dianalisis dan dipresentasikan. Data dapat dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti penelitian, survei, atau pengamatan langsung.

Data apa saja yang dapat dicuri?

 

cara mengamankan data di komputer agar tidak dicuri orang lain
Sumber : Freepik

Data yang dapat dicuri atau diambil tanpa izin dari pemiliknya disebut data yang dijaring. Data yang paling umum dijaring adalah data pribadi, seperti nama, alamat, nomor telepon, dan informasi keuangan seperti nomor kartu kredit atau nomor rekening bank. Data perusahaan juga dapat dijaring, termasuk informasi tentang produk atau layanan, strategi bisnis, atau rahasia industri. Data yang dijaring dapat digunakan untuk keuntungan pribadi atau keuntungan finansial, atau bahkan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau menyesatkan. Penting untuk mempertahankan keamanan data dengan menerapkan praktik keamanan yang baik, seperti menggunakan sandi yang kuat dan memastikan bahwa sistem keamanan perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan selalu terbaru dan diperbarui.

Bagaimana cara mencegah data dari pencurian?

cara mengamankan data di komputer agar tidak dicuri orang lain
Sumber : freepik

Untuk mencegah data dari pencurian, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil:

  1. Gunakan sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun yang Anda miliki. Pastikan untuk tidak menggunakan sandi yang sama untuk akun yang berbeda.
  2. Aktifkan autentikasi dua faktor atau multifaktor untuk akun yang penting, seperti akun email atau akun keuangan. Autentikasi dua faktor atau multifaktor mengharuskan Anda memasukkan kode konfirmasi yang dikirim ke perangkat seluler Anda setiap kali Anda masuk ke akun tersebut.
  3. Jaga keamanan perangkat Anda dengan memasang perangkat lunak keamanan yang terbaru dan mengaktifkan firewall pada komputer atau perangkat lain yang Anda gunakan.
  4. Jangan mengklik tautan atau membuka lampiran dari sumber yang tidak dikenal atau tidak dapat dipercaya. Ini dapat menjadi cara yang efektif untuk menyebarkan malware atau virus yang dapat merusak perangkat Anda atau mencuri data Anda.
  5. Jangan memberikan informasi pribadi atau keuangan Anda kepada orang yang tidak dapat dipercaya atau melalui kanal yang tidak aman.
  6. Jika Anda menggunakan jaringan WiFi publik, pastikan untuk menggunakan VPN (Virtual Private Network) atau enkripsi untuk melindungi data Anda saat Anda terhubung ke internet.
  7. Jika Anda bekerja di perusahaan atau organisasi, pastikan untuk mematuhi kebijakan keamanan data yang ditetapkan oleh perusahaan atau organisasi tersebut.

Solusi jika data telah dicuri

cara mengamankan data di komputer agar tidak dicuri orang lain
Sumber : SherWeb

Jika data Anda telah dicuri, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk menangani situasi tersebut:

  1. Segera hubungi institusi keuangan atau penyedia layanan keuangan yang terkait untuk memblokir akses ke akun atau kartu Anda.
  2. Jika data pribadi Anda telah dicuri, segera ubah sandi untuk akun yang terkait dan juga sandi untuk akun lain yang menggunakan sandi yang sama.
  3. Jika data perusahaan Anda telah dicuri, segera hubungi tim keamanan perusahaan atau tim IT untuk memeriksa sistem dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah pencurian data di masa depan.
  4. Jika data Anda telah disalahgunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau menyesatkan, Anda dapat meminta pemilik situs atau media sosial untuk menghapus informasi tersebut.
  5. Jika data Anda telah dicuri melalui phishing atau penipuan online, laporkan kejadian tersebut ke otoritas keamanan siber atau polisi.
  6. Jika Anda merasa tidak nyaman atau merasa terancam, segera hubungi polisi atau lembaga bantuan keamanan lokal untuk mendapatkan bantuan.
  7. Sebagai langkah pencegahan, pertimbangkan untuk menyimpan salinan data Anda secara terpisah dan menggunakan solusi keamanan data tambahan seperti penyimpanan data di awan atau enkripsi data.

Apa yang harus dilakukan jika data penting hilang?

 

Jika data penting hilang, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mencoba mengembalikan data tersebut:

  1. Periksa ulang apakah data tersebut benar-benar hilang atau hanya tersembunyi di tempat yang salah. Cek di folder Recycle Bin pada komputer Anda atau di folder Trash pada perangkat seluler Anda.
  2. Jika data tersebut disimpan di media penyimpanan eksternal seperti hard drive atau flash drive, periksa apakah media tersebut terhubung dengan benar dan dapat terdeteksi oleh komputer atau perangkat lain yang Anda gunakan.
  3. Jika data tersebut telah dihapus secara sengaja, coba menggunakan software recovery untuk mencoba mengembalikan data tersebut. Beberapa software recovery yang populer adalah Recuva dan Data Recovery Pro.
  4. Jika data tersebut disimpan di awan atau server, coba mencari di folder backup atau menghubungi tim IT atau pemilik server untuk meminta bantuan.
  5. Jika data tersebut tidak dapat ditemukan, pertimbangkan untuk membuat salinan cadangan data Anda secara teratur agar tidak kehilangan data penting lainnya di masa depan.

Penutup

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Data adalah informasi atau fakta yang dapat diolah atau dianalisis, dan penting untuk mempertahankan keamanan data agar tidak dijaring atau dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jika data Anda telah dicuri, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk menangani situasi tersebut, seperti memblokir akses ke akun atau kartu keuangan, mengubah sandi, dan melaporkan kejadian ke otoritas keamanan siber atau polisi. Jika data penting hilang, coba periksa ulang apakah data tersebut hilang atau hanya tersembunyi, coba menggunakan software recovery, atau hubungi tim IT atau pemilik server untuk meminta bantuan. Selalu pastikan untuk membuat salinan cadangan data Anda secara teratur agar tidak kehilangan data penting di masa depan.