6 Tips UMKM Bertahan di Masa Pandemi, Pasti Bisa!

Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini telah membuat sektor ekonomi di Indonesia terpukul begitu dalam. Banyak pelaku bisnis, contohnya pengusaha yang gulung tikar dan memberhentikan semua karyawannya karena imbas pandemi ini. Pelaku UMKM juga masih berdarah-darah untuk bertahan di tengah tekanan akibat pandemi ini.

Pandemi juga membuat daya beli masyarakat menurun karena hanya berfokus pada pembelian barang-barang pokok saja. Meski begitu, dengan strategi yang tepat, pelaku UMKM tentunya tetap dapat bertahan.

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membuat usaha Anda terus berjalan meski situasi pandemi membuat semua hal jadi sulit.

1. Manfaatkan platform online

Jika sebelumnya Anda membagi perhatian pada toko offline dan online, di masa pandemi ini kurangi biaya operasional Anda dengan beralih ke platform digital. Anda bisa membuka toko online di semua e-commerce yang ada di Indonesia.

Dengan begitu Anda punya banyak channel penjualan dengan biaya administrasi yang lebih murah dibandingkan menyewa toko misalnya. Anda bisa memanfaatkan fasilitas gratis yang diberi masing-masing e-commerce, seperti kemudahan melakukan flash sale, diskon khusus, pembelian bundling, open pre order, bisa dropship, gratis ongkos kirim dan sebagainya.

Menariknya lagi, Anda juga menjalankan bisnis 100 persen dari rumah asal terhubung lewat internet sehingga tidak perlu khawatir terpapar virus corona.

2. Branding lewat media sosial

Media sosial menjadi salah satu tool yang powerful untuk melakukan pemasaran dengan target pasar yang luas. Anda tinggal menyiapkan konten menarik, termasuk foto dan video produk yang estetik serta caption yang menjual.

Contohnya saja memanfaatkan TikTok yang saat ini sedang happening, bisa juga menggunakan Reels di Instagram yang mirip-mirip fungsinya. Bisa juga dengan mengadakan kuis berhadiah produk Anda untuk followers di media sosial. Semua hal ini bisa meningkatkan visibilitas produk Anda dan menjaring lebih banyak minat orang untuk membeli produk Anda.

3. Berikan pelayanan berkesan

Kunci memikat hati pelanggan di era digital seperti sekarang ini salah satunya terletak pada kecepatan pelayanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Misalnya selalu cepat dalam membalas pesan calon pembeli di semua channel penjualan.

Selain itu gunakan tata bahasa yang sopan namun informatif agar calon pembeli merasa nyaman tanya-tanya soal produk Anda dan memutuskan membeli produk tersebut karena pelayanan yang berkesan tadi.

4. Lakukan inovasi

Inovasi merupakan hal penting dalam bisnis. Bisa dimulai dari produk Anda. Misalnya saja jika Anda menjual produk makanan, maka Anda bisa membuat varian rasa baru, desain bentuk yang baru, packaging baru dan sebagainya.

Jika Anda terjun di bisnis fashion, Anda bisa menambah kategori baru sebagai pendamping produk utama. Misalnya jika Anda menjual gamis, maka bisa juga sekalian jualan jilbab, bros, ciput atau dalaman jilbab dan sebagainya.

Bukan cuma inovasi dalam diversifikasi produk, tetapi juga dalam hal memaksimalkan resource yang ada saat ini. Misalnya menggunakan media sosial untuk membuat konten menarik tentang produk Anda agar viral dan sebagainya.

5. Cari reseller

Meski mencari reseller bukan hal yang mudah apalagi saat pandemi sekarang ini, namun itu juga bukan hal yang mustahil. Anda bisa merancang channel incentive yang kreatif dan unik untuk menarik minat orang-orang menjadi reseller Anda.

Misalnya saja dengan promo beli 10 gratis 1 atau diskon spesial untuk reseller, lalu ada welcome hampers untuk reseller yang baru join, bingkisan bulanan jika mencapai angka penjualan tertentu dan masih banyak lainnya.

Insentif reseller juga tidak selamanya harus berhubungan dengan barang mewah. Anda bisa membuat insentif lainnya yang berguna di masa pandemi ini, misalnya kuota internet gratis, voucher belanja online, voucher beli makan online dan sebagainya.

6. Pasang iklan online

Digital marketing juga harus jadi poin penting dalam plan bisnis Anda di masa pandemi ini. Karena saat ini kebiasan belanja hampir semua orang beralih ke online, maka maksimalkan potensi Anda dilihat oleh calon pembeli lewat iklan yang tepat.

Anda bisa memasang iklan di media sosial hingga placement di media online besar untuk mendapatkan eksposur yang besar. Dengan perencanaan yang baik, Anda tidak perlu keluar uang terlalu banyak untuk hal ini.

Nah demikianlah 6 hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga bisnis UMKM Anda tetap hidup meski pandemi benar-benar mengacaukan semua aspek kehidupan. Masih ada teknologi yang bisa Anda eksplor untuk membuat bisnis Anda tetap jalan dengan biaya seminimal mungkin.

Selain itu, jangan ragu untuk meminta tolong dengan ahlinya untuk membuat proses pemasaran bisnis Anda semakin mudah. Contohnya saja platform TADA yang memungkinkan Anda membuat program insentif maupun membership seperti referral untuk meningkatkan penjualan produk Anda. Dengan begini Anda tidak perlu ribet memikirkannya karena ada ahli di bidangnya yang siap membantu Anda.

Jadi tetap semangat dalam mengurus bisnis Anda karena toh pandemi tidak akan berlangsung selamanya. Lakukan hal terbaik untuk tetap bertahan agar brand dan produk Anda tetap eksis di masa-masa sulit ini.