4 Tips Agar Anak Beradaptasi Sekolah Offline di Masa Pandemi

Akibat pandemi covid-19, sudah hampir dua tahun siswa siswi di Indonesia terpaksa mengikuti pembelajaran secara 0nline. Dan kini di beberapa daerah dengan level risiko rendah, peserta didik sudah diperbolehkan mengikuti sekolah offline. Supaya buah hati dapat beradaptasi dengan baik pada kondisi ini, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh orang tua.

Kiat Membantu Anak Beradaptasi dengan Sekolah Tatap Muka

1. Validasi Emosi

Setelah dua tahun tidak bersosialisasi dengan teman teman di sekolah, anak mungkin merasa gugup harus mengikuti sekolah tatap muka. Bahkan beberapa anak merasa tidak percaya diri untuk kembali bersosialisasi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan validasi terhadap semua emosi anak.

Anda sebagai orang tua di sini memiliki peran untuk mendampingi mereka dalam mengelola emosinya. Caranya yaitu hadapi dengan tenang, ingat untuk membantu anak menamai emosi mereka, anggap semua perasaannya penting, dengarkan emosi apapun yang ditunjukkan oleh anak tanpa distraksi, ajak rembukan opsi dan solusi untuk masalah.

2. Minta Datang Lebih Awal

Ajak anak untuk datang lebih awal saat pertama kali masuk sekolah offline. Karena dengan datang lebih awal, maka itu berarti anda memberikan waktu lebih bagi si kecil untuk melakukan observasi terhadap lingkungan barunya. Dengan begitu, anak bisa beradaptasi lebih baik dengan lingkungannya tersebut.

Sehingga ketika bertemu dengan teman temannya nanti mereka pun sudah lebih siap. Tidak hanya itu, mengajak anak datang lebih awal ke sekolah juga dapat membantunya belajar lebih disiplin terhadap waktu. Tentu hal ini sangat membantu tumbuh kembang putra putri anda ke depannya.

3. Lakukan Bermain Peran

Sekolah tatap muka yang sebelumnya tidak pernah dirasakan oleh anak atau sudah lama tidak mereka rasakan, membuat anak seolah menemukan situasi baru dalam hidupnya. Untuk membantu si kecil menghadapi situasi baru tersebut, maka orang tua dapat mengajak buah hati untuk melakukan bermain peran. Misalnya orang tua bisa bermain menjadi guru atau teman bermain seumurannya.

4. Menjelaskan Protokol Kesehatan

Salah satu yang tidak boleh dilupakan oleh orang tua ketika anak sudah mulai masuk sekolah offline adalah menjelaskan mengenai protokol kesehatan. Tentu ini sangat penting, karena anak selama ini lebih banyak berada di rumah. Mereka mungkin tidak terbiasa menggunakan masker dan kurang memahami pentingnya penggunaan masker tersebut.

Oleh karena itu, orang tua memiliki peran yang besar dalam menjelaskan pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Bukan hanya cara mengenakan masker yang tepat, tapi cara mencuci tangan yang benar, sampai etika bersin dan batuk. Alangkah lebih baik apabila anda membekalinya dengan peralatan dan perlengkapan sendiri agar tidak saling meminjam dengan teman.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan oleh orang tua ketika membantu si kecil beradaptasi dengan sekolah tatap muka di masa pandemi. Mendaftarkan anak di sekolah unggulan seperti Sekolah Murid Merdeka (SMM) akan membantu anak mempermudah proses adaptasi tersebut. Sebab SMM didukung dengan tenaga pendidik profesional dengan program belajar 0nline dan offline sekaligus.