Pilih Perencanaan Keuangan Masa Depan Yang Mana Menabung atau Investasi?

Generasi milenial yang mempunyai mimpi tentang masa depannya. Mereka umumnya rajin mencari pendapatan serta sebagian disisihkan. Ketika itu menjadi kebiasaan atau dijalankan secara konsisten maka dana cadangan termiliki. Begitu juga dengan impian yang indah. Nah dari sekian banyak individu biasanya ada yang diliputi kegamangan. Mereka bimbang akan menyimpan uang dalam bentuk tabungan atau investasi.

Keduanya mempunyai kesamaan dalam hal perencanaan keuangan. Bagaimanapun juga lebih baik menyisihkan uang. Supaya kelak pada akhir bulan ada saja uang tersisa. Tentu saja itu membuat tenang hati dan pikiran. Bahkan cara tersebut menandakan kalau seseorang cermat mengurusi perputaran uang miliknya. Kalau misalkan bingung memilih model penyisihan uangnya. Simak penjabaran singkat antara menabung dan investasi.

  1. Menabung
    Model pertama ini cenderung digemari banyak orang. Semua lapisan masyarakat, dari berbagai tingkat umur dan pendapatan umumnya diperbolehkan menabung. Pertimbangannya banyak diantaranya: sisi keamanan uang yang disimpan terjamin, mudahnya saat melakukan transaksi terkait layanan tabungan, sistem bagi hasil dari bunga, dan lainnya.

Meskipun keunggulannya banyak, menabung juga termasuk jenis investasi dengan risiko sangat kecil. Namun uang yang ditanam tidak mudah berkembang, ada batasan nilai nominal saat transaksi, serta adanya berbagai biaya yang mengikutinya.

  1. Investasi
    Cara membuat kondisi keuangan stabil berikutnya berupa investasi. Kalau ini berbeda dengan tabungan terkait nilai uang yang mampu tumbuh secara pesat. Meskipun periode berkembangnya ada yang relatif singkat. Dengan demikian ketika seseorang ingin merasakan kebebasan finansial di usia belia sekalipun. Investasi merupakan pilihan nomor satu.

Ketika ada seseorang menanamkan sejumlah uang ke bank atau lembaga investasi terpercaya. Otomatis uang itu dapat tumbuh tanpa proses lama. Karena inflasi tidak berpengaruh terhadap besaran item yang ditanamkan. Saat nasabah mempunyai rencana masa depan. Produk dari investasi siap menjawab rencana.

Keuntungan dari investasi itu sebanding dengan risiko yang wajar menyertainya. Risiko keuangan masuk kategori tinggi. Modal mengikuti investasi umumnya besar. Sehingga perlu dipertimbangkan secara matang. Sebenarnya ada suatu cara untuk memaksimalkan keuntungan tetapi sedikit.

Kalian hanya perlu ikut serta dalam aktivitas pendanaan. Nama aktivitas tersebut yakni peer to peer lending. Seorang individu yang memutuskan investasi. Mereka akan dihadapkan pada posisi pemberi dana bagi para peminjam yang biasanya mempunyai usaha UMKM. Nilai uang setiap hari juga dapat dipantau.

Bagi pemilik dana yang menanamkan pada investasi tersebut. Keuntungan besar siap dinikmati pada masa datang. Sedangkan pihak peminjam, segera memanfaatkan dana tersebut untuk kemajuan usaha. Dengan demikian uang yang diinvestasikan digunakan secara jelas, termasuk perputarannya juga terlihat liquid.

Sekarang kalian tinggal pilih mana? Kedua model penyisihan uang sama-sama mempunyai keutamaan. Apapun pilihannya itulah yang terbaik dan sesuai kemampuan. Lebih baik dikelola daripada pendapatan dibiarkan hangus begitu saja.